Tiga Tangki Perdana Minyak Rakyat Plantungan Dikirim ke Menggung, Pertamina Ucapkan Terima Kasih


BLORA,POJOKBLORA.ID
– Suasana syukur menyelimuti Desa Plantungan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, pada Senin siang (11/6/2026). Masyarakat setempat merayakan pengiriman perdana tiga tangki minyak rakyat yang telah resmi masuk ke Menggung Cepu, setelah sekian lama menanti legalitas sumur-sumur tradisional.

Ahmad Hanafi, perwakilan masyarakat, menjelaskan bahwa acara syukuran ini merupakan bentuk rasa terima kasih atas legalisasi sumur minyak rakyat. Menurutnya, minyak yang dikirim hari ini adalah milik masyarakat dan dikelola dari masyarakat itu sendiri.

“Hari ini kita perdana kirim tiga tangki. Tujuannya yang utama adalah bentuk syukur. Minyak ini adalah milik masyarakat, dan dari masyarakat sendiri ingin tahu dikirim ke mana. Ini kita kirim ke Menggung,” ujar Ahmad Hanafi di lokasi acara.

Ia menambahkan, kegiatan syukuran tersebut diikuti oleh sekitar 400 warga. Kehadiran mereka sekaligus menjadi simbol bahwa sumur-sumur masyarakat kini sudah legal dan produknya bisa masuk ke Menggung. “Kita bersama-sama di sini supaya masyarakat tahu bahwa sumur masyarakat sudah legal dan masuk ke Menggung,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, PT Pertamina (Persero) turut memberikan respons positif. Perusahaan minyak pelat merah itu mengucapkan terima kasih atas kondusivitas wilayah Plantungan yang dinilai mendukung kelancaran distribusi minyak rakyat.

Puncak acara syukuran diwarnai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama. Ahmad Hanafi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Negara.

“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah melegalkan sumur masyarakat. Semoga keberkahan menyertai kita semua,” pungkasnya.

Dengan pengiriman perdana ini, diharapkan pengelolaan minyak rakyat di Blora semakin tertib dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi warga sekitar.(Agung)

Posting Komentar

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

Lebih baru Lebih lama