![]() |
| Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Blora, Sandy Tresna Hadi |
BLORA,POJOKBLORA.ID — Dinas Pendidikan Kabupaten Blora melakukan penyesuaian program menyusul kebijakan efisiensi anggaran pada APBD 2026. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Blora, Sandy Tresna Hadi, mengatakan pihaknya memaksimalkan kegiatan yang ada sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
“Untuk bidang sarpras, kami menerima anggaran dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang kemudian kami maksimalkan untuk beberapa kegiatan seadanya sesuai kemampuan anggaran,” ujar Sandy, Rabu (7/1/2026).
Sandy menjelaskan, pada tahun anggaran 2026, bidang Sarpras memperoleh alokasi dana sekitar Rp4,8 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk rehabilitasi gedung TK, SD, dan SMP negeri di Kabupaten Blora.
“Dari alokasi Rp4,8 miliar itu, kita fokuskan untuk rehab gedung sekolah di sekitar 19 titik ruang kelas,” jelasnya.
Menurutnya, usulan kebutuhan perbaikan sarana pendidikan sebenarnya jauh lebih banyak. Namun, realisasi program tetap harus menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
“Pengajuan kita sebenarnya banyak, tapi kembali lagi tergantung kemampuan anggaran yang tersedia. Yang ada kita maksimalkan,” ungkapnya.
Menyikapi kebijakan efisiensi APBD, Dinas Pendidikan Blora juga menempuh alternatif pembiayaan lain, salah satunya melalui pengusulan anggaran dari APBN.
“Karena ada efisiensi dari APBD, kita juga upayakan pengusulan melalui APBN,” tambah Sandy.
Terkait pelaksanaan kegiatan, saat ini pihaknya masih berada pada tahap perencanaan, dengan estimasi pelaksanaan fisik dimulai sekitar April hingga Mei 2026.
Sandy mengakui, keterbatasan anggaran membuat belum semua sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat tertangani.
“Ketersediaan anggaran memang masih minim. Ada prioritas-prioritas tertentu, sementara sekolah lain yang belum tertangani tentu kami merasa prihatin. Namun semua kembali pada kemampuan anggaran,” katanya.
Ia berharap ke depan terdapat tambahan anggaran, baik dari pemerintah pusat maupun sumber pendanaan lainnya, sehingga perbaikan sarana pendidikan di Kabupaten Blora dapat dilakukan secara lebih optimal.(Agung)


