Header ADS

Jalan Penantian Puluhan Tahun Akhirnya Terwujud, Ketua Komisi C DPRD Blora: Dampak Ekonominya Luar Biasa

Ketua Komisi C DPRD Blora, M. Mukhlisin

BLORA,POJOKBLORA.ID
– Ruas jalan Banjarejo-Rowobungkul sepanjang sekitar 5 kilometer di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, akhirnya rampung dan diresmikan penggunaannya. Pembangunan yang menggunakan dana pinjaman senilai Rp13 miliar ini menjadi jawaban atas keluhan warga yang puluhan tahun menghadapi kondisi jalan rusak parah.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Blora, M. Mukhlisin, menyatakan bahwa penyelesaian proyek ini dirayakan secara spontan oleh masyarakat bersama dengan kegiatan rutin selapanan Muslimat NU Kecamatan Ngawen di Desa Jetakwanger. Acara syukuran tersebut dihadiri sekitar 2.000 orang.

“Alhamdulillah sudah selesai dan kemarin sekalian kita syukuran potong tumpeng. Warga, khususnya Desa Jetakwanger dan Muslimat Kecamatan Ngawen mengadakan syukuran. Bahkan kemarin jalannya sempat kita tutup untuk acara tersebut,” jelas Mukhlisin yang akrab disapa Gus Sin, Senin (19/1/2026).


Ia menegaskan bahwa syukuran tersebut merupakan bentuk terima kasih dan kebahagiaan warga atas terpenuhinya penantian panjang. Secara kualitas, pembangunan jalan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan perencanaan yang ditetapkan.

Baru Setengah Perjalanan, Pemerintah Daerah Didorong Ajukan IJD

Meski telah memberikan angin segar, Gus Sin mengungkapkan bahwa perjalanan pembangunan jalan Banjarejo-Rowobungkul sebenarnya belum tuntas. Total panjang jalan tersebut sekitar 10 kilometer, artinya baru separuh yang telah diselesaikan.

“Ini masih separo yang belum selesai. Saya minta DPUPR dan Pemda untuk segera mengajukan Isyarat Kebutuhan Dana (IJD) agar pembangunan tahap kedua bisa dituntaskan. Harapannya, di tahun 2026 ini IJD bisa turun,” pintanya.

Dampak Ekonomi dan Ajakan Menjaga Aset Publik

Gus Sin menekankan bahwa kehadiran jalan ini memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, mengingat kawasan di kanan-kiri jalan merupakan daerah pertanian produktif. Infrastruktur yang memadai akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan mendongkrak aktivitas ekonomi warga.

“Ini sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Transportasi, mobilisasi, dan sektor pertanian menjadi jauh lebih lancar,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, politisi dari daerah pemilihan lima tersebut mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama menjaga dan merawat aset infrastruktur ini.

“Harapan kami, DPRD Blora, Pemkab, dan masyarakat ikut menjaga serta merawat jalan ini sebaik mungkin. Jangan digunakan untuk kebut-kebutan. Jalan ini dibangun untuk memudahkan transportasi pertanian dan sangat membantu warga,” pungkas Gus Sin.

Dengan selesainya sebagian jalan ini, diharapkan dapat menjadi stimulus perekonomian lokal sambil menunggu komitmen penyelesaian keseluruhan ruas jalan untuk kemakmuran yang lebih merata.(Agung)

Sponsor

Posting Komentar

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

Lebih baru Lebih lama