BLORA,POJOKBLORA.ID– Kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan, diwujudkan melalui aksi nyata. Salah satu contohnya datang dari Kelurahan Mlangsen, di mana Babinsa setempat, Serma Sujito, memberikan apresiasi tinggi terhadap program kunjungan langsung Lurah Mlangsen beserta perangkatnya kepada warga lanjut usia (lansia) yang hidup sendiri dan sedang sakit.
Serma Sujito menyatakan bahwa inisiatif semacam ini merupakan hal yang istimewa dan belum banyak ditemui. “Program kepedulian seperti ini memang jarang ditemukan, bahkan mungkin sangat jarang di kelurahan lainnya. Kehadiran Bu Lurah yang langsung turun mendatangi warga, terutama lansia dalam kondisi tersebut, benar-benar membanggakan dan memberikan energi positif bagi yang dikunjungi,” ujar Babinsa tersebut. Selasa,(20/1/26).
Lebih dari sekadar kunjungan formal, kegiatan ini dinilai memiliki nilai psikologis dan sosial yang mendalam. Kehadiran pemimpin beserta jajarannya di rumah warga memberikan rasa diperhatikan dan meningkatkan semangat hidup para lansia.
“Ini bisa menjadi contoh dan penyemangat bagi kelurahan-kelurahan lain di Kabupaten Blora. Kepedulian konkret seperti inilah yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan publik di tingkat paling dasar,” tegas Serma Sujito menambahkan.
Dampak positif program tersebut langsung dirasakan oleh penerima manfaat, salah satunya Ibu Suwarni. Menurut penuturan Babinsa yang mendampingi, bagi lansia seperti Ibu Suwarni, perhatian dan kehangatan berbincang memiliki efek tersendiri.
“Ibu Suwarni menyebutnya sebagai ‘obat’ tersendiri. Menurut beliau, ‘obat’ untuk kesehatan itu tidak selalu berupa obat medis, tetapi bisa berupa perhatian dan kunjungan dari Bu Lurah, Pak RT, beserta perangkat kelurahan,” jelas Serma Sujito menyampaikan kesan mendalam dari warga.
Program ini menegaskan bahwa di balik tugas-tugas administratif, sentuhan manusiawi dan komunikasi langsung tetap menjadi pilar penting dalam tata kelola pemerintahan kelurahan. Inisiatif Lurah Mlangsen bersama perangkatnya, yang mendapat sorotan dari Babinsa, diharapkan dapat menginspirasi wilayah lain untuk lebih aktif menjangkau, mendengar, dan memperkuat ikatan dengan seluruh warganya, tanpa terkecuali.
Dengan demikian, sinergi antara TNI melalui peran Babinsa dan pemerintah kelurahan menciptakan sebuah model kepedulian sosial yang efektif, mengubah niat baik menjadi aksi nyata yang membahagiaan warga dan memperkokoh kohesi sosial di masyarakat.(Agung)





