Header ADS

Tokoh Ormas dan LSM Blora Klarifikasi Video Viral di Kantor Polsek Jepon, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas


BLORA,POJOKBLORA.ID –
Sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) mendatangi Kantor Polisi Sektor (Polsek) Jepon, Kabupaten Blora, pada Kamis (5/2/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang dikaitkan dengan aktivitas di Kafe Kampung Baru (Neal), guna meluruskan informasi dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Inisiatif klarifikasi ini menyusul peredaran video yang diangkat dari suatu peristiwa pada Jumat dini hari, 30 Januari 2026. Dalam pertemuan yang difasilitasi aparat kepolisian, seluruh pihak mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan secara terbuka dan menghentikan polemik yang timbul akibat informasi tidak utuh di platform media sosial.

"Pada intinya kami bersama-sama mengklarifikasi terkait viralnya video di Kafe Neal. Pemberitaan yang menyebut adanya anggota Ormas maupun LSM di Blora meminta nyanyi gratis itu tidak benar. Yang terjadi sebenarnya adalah miskomunikasi," tegas salah seorang perwakilan Ormas yang hadir, sebagaimana dikutip dalam pertemuan tersebut.


Menurut penjelasannya, kesalahpahaman yang terjadi sempat terekam dan kemudian menyebar luas tanpa disertai konteks yang lengkap. Kondisi ini dinilai telah memicu persepsi berbeda serta berpotensi menimbulkan opini publik yang keliru dan merugikan.

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh perwira menengah Polres Blora, antara lain Kasat Intelkam Agus dan Kasatreskrim Zainul Arifin, bersama Kapolsek Jepon Junaedi. Turut hadir perwakilan dari berbagai Ormas dan LSM setempat, serta pemilik Kafe Neal, Toni Sinaga dan Santy Silaban.

Dalam pernyataan sikap bersama yang dibacakan seusai pertemuan, para tokoh menegaskan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Blora. Mereka juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dan kritis dalam menyikapi informasi yang beredar, khususnya yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Sekali lagi kami, baik secara pribadi maupun sebagai perwakilan Ormas dan LSM, berkomitmen dan bersepakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas di Kabupaten Blora. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban lingkungan," ungkap pernyataan tersebut.

Langkah proaktif melakukan klarifikasi di bawah fasilitasi kepolisian ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab moral seluruh pihak yang terlibat. Tujuannya agar dinamika sosial yang berkembang tidak meluas menjadi konflik horizontal yang dapat merugikan banyak pihak.

Dengan diselenggarakannya pertemuan dan pernyataan sikap bersama di Polsek Jepon, diharapkan kecemasan di tengah masyarakat dapat mereda. Masyarakat juga diharapkan dapat mempercayakan proses penanganan dan pengawasan lebih lanjut sepenuhnya kepada pihak kepolisian selaku institusi yang berwenang.(Agung)

Sponsor

Posting Komentar

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

Lebih baru Lebih lama