Bupati Blora Ajak Lestarikan Ajaran Samin Surosentiko di Peringatan 119 Tahun Perjuangan


BLORA,POJOKBLORA.ID–
Peringatan 119 tahun perjuangan Samin Surosentiko atau yang dikenal masyarakat sebagai Mbah Samin berlangsung khidmat di Pendopo Pengayoman Mbah Samin Surondiko, Desa Ploso Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Minggu (15/3/2026). Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman hadir langsung dalam acara yang mengusung tema "Nyawiji Guyub Nutugno Lakon" tersebut.

Ribuan warga Sedulur Sikep dari berbagai daerah seperti Blora, Bojonegoro, Ngawi, Pati, Grobogan, Madiun, Ponorogo, dan Rembang turut memadati lokasi peringatan. Mereka datang untuk bersama-sama melanjutkan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan tokoh perlawanan terhadap kolonialisme Belanda itu.

Rangkaian acara dimulai sejak siang hari dengan Timbang Gunem atau cocokan lakon dan srawung adam timur. Memasuki malam hari, digelar Lamporan dan Suluh Samin yang kemudian ditutup dengan tradisi Brokohan atau makan bersama sebagai simbol kebersamaan.

Gunretno, sesepuh Samin asal Pati, menjelaskan bahwa peringatan ini rutin digelar setiap tahun sejak 2022. "Setiap ketemu, saya mengajak bersama untuk membuktikan perjuangan Mbah Samin ini," ujarnya.

Ia berharap kegiatan tahunan ini dapat memberikan pengetahuan tentang ajaran Samin dan terus diwariskan kepada generasi muda.

Apresiasi Bupati untuk Pelestarian Budaya

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh sedulur yang masih setia merawat tradisi leluhur.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blora sangat mengapresiasi sedulur semua yang masih uri-uri tradisi yang menurut saya luar biasa," kata Bupati yang akrab disapa Mas Arief tersebut.

Orang nomor satu di Blora itu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian ajaran Mbah Samin Surondiko. "Saya juga pernah ke Sawahlunto, kita ingin apa yang menjadi tinggalan bisa dipertahankan. Tentunya ajaran-ajaran yang perlu dilakukan harus dilestarikan karena ini kekayaan milik kita," imbuhnya.

Sebagai bentuk penghormatan, Pemerintah Kabupaten Blora telah mengabadikan nama Samin Surosentiko di beberapa fasilitas publik. "Nama beliau telah diabadikan antara lain di Gedung Samin Surosentiko dan RSUD Randublatung Samin Surosentiko," tutur Bupati.

Dorong Literasi Sejarah di Sekolah

Lebih lanjut, Bupati Arief juga mengucapkan terima kasih kepada para sesepuh dan pegiat budaya yang telah berbagi ilmu dengan anak-anak sekolah. Menurutnya, pengenalan ajaran dan perjuangan Mbah Samin kepada generasi muda sangat penting.

"Kalau bisa tulisan-tulisan tentang Samin ini terus diperluas dan bisa ditaruh di perpustakaan agar menjadi wawasan bagi anak-anak kita," ucapnya.

Ia berharap sejarah perjuangan Samin Surosentiko dapat dibukukan menjadi literasi yang bisa diakses pelajar di Blora. "Terima kasih kepada yang sudah datang di acara ini, baik dari Blora maupun luar Blora. Saya harap kegiatan ini terus dilakukan setiap tahunnya," pungkasnya.

Peringatan tahun ini juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi tentang Samin oleh salah seorang warga yang hadir, menambah khidmat suasana kebersamaan dalam melestarikan warisan leluhur.(Agung)

Posting Komentar

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

Lebih baru Lebih lama