BLORA,POJOKBLORA.ID– Warga Desa Jati, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, kini menarik napas lega. Pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Klanding resmi berfungsi, mengakhiri isolasi panjang yang selama ini membelenggu aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.
Kehadiran infrastruktur ini langsung menjadi titik balik signifikan, terutama bagi kelancaran distribusi hasil pertanian dan mobilitas antarwilayah yang sebelumnya kerap terhambat karena keterbatasan akses.
Komandan Koramil 11/Jati Kodim 0721/Blora, Kapten Inf Puryanto, menegaskan bahwa jembatan ini dirancang tidak hanya sebagai penghubung fisik, tetapi juga sebagai jantung ekonomi baru bagi warga.
"Jembatan ini nantinya akan memperlancar mobilitas warga yang selama ini terkendala akses. Kami berharap aktivitas ekonomi masyarakat bisa tumbuh, membuka peluang usaha baru, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga," ujarnya saat meninjau proses akhir pembangunan, Kamis (23/4/2026).
Puryanto menambahkan, proses pengerjaan Jembatan Garuda dilakukan secara cepat namun tetap mengutamakan standar kualitas dan keselamatan kerja. "Harus selesai tepat waktu, tetapi kualitas tetap menjadi prioritas utama. Yang tidak kalah penting adalah keselamatan selama proses pembangunan," tegasnya.
Antusiasme warga pun meluap. Salah seorang petani setempat, Sujariyanto (45), mengaku syukur karena perjuangan panjang mereka akhirnya membuahkan hasil.
"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada TNI. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas kami akan jauh lebih lancar dan ekonomi desa bisa berkembang," katanya dengan mata berbinar.
Proyek Jembatan Garuda menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan. Langkah ini sejalan dengan program nasional yang menargetkan konektivitas merata guna meningkatkan kesejahteraan rakyat hingga ke pelosok desa.
Dengan bentangan jembatan di atas Sungai Klanding, Desa Jati kini resmi membuka lembaran baru, keluar dari keterisolasian dan melangkah menuju kemandirian ekonomi.(AGUNG)


