BLORA,POJOKBLORA.ID – Pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Dukuh Kemuning, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki pertengahan tahun 2026, proyek strategis tersebut kini telah tiba pada tahap pengecoran lantai jembatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (27/6/2026), proses pengecoran dilakukan secara gotong royong oleh personil TNI dari Koramil 14/Todanan bersama warga setempat. Suasana kerja sama tampak dinamis dengan semangat kebersamaan yang tinggi di bawah terik matahari.
Pasi Teritorial (Pasiter) Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, menjelaskan bahwa tahap pengecoran merupakan fase krusial dalam proses konstruksi. Menurutnya, setiap pengerjaan harus dilakukan dengan tingkat ketelitian yang tinggi.
"Pengecoran lantai jembatan harus dilakukan dengan ketelitian agar konstruksi yang dihasilkan kuat dan mampu menahan beban kendaraan yang akan melintas nantinya," ujar Letda Inf Taslan kepada awak media di sela-sela kegiatan.
Sebelum memasuki tahap pengecoran, jelas Letda Taslan, tim gabungan di lapangan telah menyelesaikan sejumlah tahapan awal. Mulai dari pengerjaan pondasi, pemasangan rangka utama, hingga persiapan bekisting yang menjadi dasar pelaksanaan pengecoran. Semua proses tersebut dilakukan untuk memastikan jembatan berdiri kokoh dan memiliki daya tahan optimal.
"Alhamdulillah, progres pembangunan hingga saat ini berjalan dengan lancar. Cuaca juga mendukung proses pengecoran ini," tambahnya.
Pihak TNI bersama masyarakat berharap pembangunan Jembatan Aramco di Desa Karanganyar dapat segera rampung dalam waktu dekat. Keberadaan jembatan ini dinilai sangat vital untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan dari Dukuh Kemuning menuju pusat kecamatan.
Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan infrastruktur ini tidak hanya memiliki kualitas konstruksi yang mumpuni, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan menjaga keberlangsungan jembatan untuk jangka panjang.(Agung)


