BLORA,POJOKBLORA.ID– Program pembangunan Jembatan Garuda yang merupakan bagian dari inisiatif strategis Bapak Presiden Republik Indonesia telah resmi selesai dengan tingkat penyelesaian 100 persen dan mulai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Jembatan yang membentang di atas Sungai Ndoyo, Desa Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora ini menjadi penghubung vital antara Desa Kapuan dan Desa Cabean.
Dibangun dengan spesifikasi panjang 12 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 3,5 meter, jembatan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mendukung distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi, akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan di kedua desa.
Selain berperan sebagai penghubung antardesa, Jembatan Garuda juga mendukung konektivitas menuju Bandara Ngloram. Dengan adanya akses yang lebih terintegrasi ini, pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Cepu dan sekitarnya diharapkan meningkat, sekaligus membuka peluang akses yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Sebanyak 3.048 jiwa tercatat sebagai penerima manfaat langsung dari keberadaan jembatan ini. Warga kini dapat melintas dengan aman, nyaman, dan efisien, terutama saat musim hujan yang sebelumnya kerap menjadi kendala utama dalam transportasi sehari-hari.
Kepala Desa Kapuan, Hariyono, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas rampungnya pembangunan infrastruktur tersebut.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah melalui Program Jembatan Garuda ini. Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat kami karena menjadi akses utama penghubung Desa Kapuan dengan Desa Cabean serta jalur menuju Bandara Ngloram. Semoga keberadaan jembatan ini membawa manfaat besar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Hariyono.
Dengan selesainya pembangunan Jembatan Garuda, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Blora semakin baik, sekaligus mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(AGUNG)

