Lanova Chandra Tirtaka Apresiasi Pelantikan Sudaryono di BGN: "MBG Akan Lebih Baik dengan Kolaborasi Pertanian Lokal"


BLORA,POJOKBLORA.ID
– Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora dari Fraksi Gerindra, Lanova Chandra Tirtaka, menyambut positif pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia meyakini pergantian pimpinan lembaga tersebut akan membawa angin segar bagi implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026). Pelantikan ini menarik perhatian publik mengingat program MBG merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan saat ini.

Menurut Lanova, kapasitas dan rekam jejak Sudaryono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) menjadi modal utama untuk melakukan penyempurnaan di lapangan. Ia optimistis bahwa integrasi antara program gizi dan ketahanan pangan akan terwujud di bawah kepemimpinan baru tersebut.

"Pergantian kepala BGN menjadi fokus perhatian nasional karena program MBG memang menjadi sorotan semua kalangan. Namun, saya meyakini kompetensi Mas Dar (sapaan akrab Sudaryono) mampu membawa program MBG menjadi lebih baik dari sebelumnya," ujar Lanova di Blora, Kamis (23/7/2026).

Lebih lanjut, politisi asal Fraksi Gerindra itu menyoroti latar belakang Sudaryono yang lahir di Kabupaten Grobogan, sebuah kawasan yang dikenal sebagai sentra pertanian. Ia menilai pengalaman di Kementerian Pertanian akan sangat membantu dalam mengkolaborasikan program MBG dengan ekosistem pangan lokal.

"Kecintaan Mas Dar terhadap ketahanan pangan dan pertanian cukup kuat. Jadi, BGN di bawah kepemimpinan Mas Dar akan memperkuat program prioritas Presiden dengan melibatkan hasil pertanian lokal. Ini penting untuk menciptakan sinergi antara konsumsi gizi masyarakat dan keberlanjutan usaha tani," bebernya.

Di sisi lain, Lanova menilai bahwa Sudaryono tidak hanya datang dengan pengalaman birokrasi, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang konsep MBG. Ia menyebut bahwa kepala BGN yang baru tersebut terlibat secara langsung sejak tahap awal perumusan program MBG di tingkat pusat.

"Karena Mas Dar terlibat langsung sejak tahap awal perumusan konsep MBG, saya sangat optimistis kepemimpinan baru ini mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan. Ini bukan orang baru yang harus belajar dari nol, tetapi sosok yang sudah memahami peta jalan program ini," tambahnya.

Meskipun mengapresiasi pelantikan tersebut, Lanova juga mengingatkan bahwa setiap program strategis pasti membutuhkan evaluasi berkelanjutan. Ia berharap Sudaryono dapat melakukan pembenahan pada tata kelola, distribusi, dan kualitas gizi di titik-titik yang selama ini masih menjadi catatan.

"Setiap program diperlukan evaluasi untuk mempertajam tujuan. Dengan semua portofolio yang dimiliki Mas Dar, tentunya akan menjadikan manajemen dan tata kelola program MBG lebih baik lagi." pungkas Lanova.(Red)

Posting Komentar

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

Lebih baru Lebih lama