Tiga Menteri Tinjau Budidaya Bioflok KDMP Kamolan, Zulhas Tegaskan Swasembada Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat


BLORA,POJOKBLORA.ID –
Menteri Koordinator Bidang Pangan Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, M.M., IPU., serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Blora, Jumat (31/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan program budidaya tematik bioflok yang dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kamolan, Kecamatan Blora, sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto menginginkan seluruh petani, nelayan, peternak, dan pembudidaya di Indonesia hidup makmur dan sejahtera melalui terwujudnya swasembada pangan, baik karbohidrat maupun protein. Menurutnya, apabila Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebaliknya, apabila kebutuhan pangan masih bergantung pada impor, maka keuntungan justru dinikmati oleh petani dan peternak dari luar negeri.

Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa pemerintah terus mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berbagai kendala pelaksanaan ditargetkan dapat diselesaikan dalam dua bulan ke depan, sedangkan untuk wilayah Indonesia bagian timur ditargetkan tuntas dalam waktu satu bulan.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama yang dibangun melalui program tersebut bertujuan memastikan ketersediaan pasokan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Lebih lanjut, setiap SPPG diharapkan memprioritaskan pembelian bahan pangan dari desa, koperasi, kelompok tani, peternak, nelayan, pembudidaya, maupun pelaku usaha lokal agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan juga memberikan penegasan bahwa SPPG yang tidak memberdayakan potensi desa dan tidak melibatkan pemasok lokal akan diberikan peringatan. Apabila tidak melakukan perbaikan, operasional Program Makan Bergizi Gratis di lokasi tersebut dapat dihentikan.

Selain itu, menindaklanjuti arahan Presiden RI, pemerintah memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil serta akan menyelenggarakan program pasar murah di Kabupaten Blora sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.

Kunjungan kerja tiga menteri tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pangan dari tingkat desa melalui pemberdayaan koperasi, peningkatan produksi perikanan budidaya, serta sinergi lintas kementerian guna mewujudkan swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Red)

Posting Komentar

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

Lebih baru Lebih lama