BLORA,POJOKBLORA.ID – Harapan baru menyelimuti Siswa sekolah SD Kunden 2, Blora, yang sebelumnya sempat terancam regrouping. Program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) senilai sekitar Rp579 juta kini difokuskan pada perbaikan enam ruang kelas, yakni kelas 1 hingga kelas 6, yang sebelumnya mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian atap yang ambrol.
Kepala Sekolah SD Kunden 2, Wachida Lina Murti, menjelaskan bahwa data kerusakan mengacu pada Dapodik dan telah diverifikasi oleh fasilitator dari pusat.
"Biaya bantuan sekitar Rp579 jutaan. Pembangunannya meliputi ruang kelas 1 sampai kelas 6. Kerusakan paling parah di bagian atap karena sudah ambrol," ujarnya, Kamis (22/10/2026).
Meski sempat direncanakan pembangunan perpustakaan, kendala biaya membuat fokus dialihkan ke rehabilitasi ruang kelas. Adapun toilet tidak termasuk dalam lingkup bantuan.
Saat ini, jumlah siswa SD Kunden 2 tercatat 53 orang. Dengan adanya revitalisasi ini, pihak sekolah berharap dapat meningkatkan kepercayaan diri menghadapi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) mendatang.
"Sebelumnya ruang kelas 6 tidak bisa dipakai karena atapnya ambrol, sementara siswa ditempatkan di ruang UKS yang kecil. Semoga dengan perbaikan ini SPMB nanti mendapat murid lebih banyak," harapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, Dinas Pendidikan, serta Menteri Pendidikan yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah.
Senada dengan itu, Komite Sekolah, Suparmo (72), menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah melalui Dinas Pendidikan. Meski sekolah sempat di-regrouping, ia bersyukur SD Kunden 2 masih eksis dan tetap dipercaya menampung peserta didik.
"Kami selaku komite bertahan agar anak-anak tetap bisa sekolah di sini. Kualitas sekolah ini tidak kalah dengan sekolah lain—semua lulusan masuk SMP Negeri dengan nilai terbaik," tegasnya.
Suparmo juga berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat biaya. Menurutnya, dari usulan awal terjadi efisiensi anggaran sehingga hanya terealisasi revitalisasi enam lokal ditambah pagar sekitar Rp50 juta.
Ke depan, ia mengusulkan perbaikan lapangan upacara dan pintu masuk sekolah.
"Kami berharap media dan sekolah bisa terus bekerja sama, jangan sampai terputus. Kami selalu optimis, walaupun keadaan sulit, masih ada harapan," pungkasnya.
Hingga saat ini, pengerjaan revitalisasi dilaporkan telah mencapai sekitar 70 persen. Dengan bantuan ini, SD Kunden II diharapkan menjadi magnet bagi anak-anak di sekitarnya dan terus memajukan pendidikan. (Adv)


