![]() |
BLORA,POJOKBLORA.ID – Pemerintah Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora, melakukan kunjungan ke Rumah Budaya yang terletak di Jalan Arumdalu, Mlangsen, pada Senin (23/2/2026). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh pemilik rumah, H. Susanto Raharjo, yang akrab disapa Kaji Teksun.
Lurah Mlangsen mengungkapkan kekagumannya terhadap bangunan rumah budaya yang sebelumnya tampak tertutup dari luar. Ia mengaku penasaran dan akhirnya memutuskan untuk masuk.
"Sebelumnya, rumah ini terlihat tertutup, sehingga saya penasaran. Begitu masuk, saya justru terkagum-kagum karena ternyata di dalamnya menyimpan banyak makna sejarah. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi saya," ujar Lurah Mlangsen.
Ia menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kelurahan Mlangsen untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan mengenali potensi lokal. Selain mengunjungi rumah budaya, pihak kelurahan juga rutin mendatangi para lansia dan warung kecil di wilayah tersebut untuk memberikan perhatian dan bantuan agar lebih dikenal masyarakat.
Pemilik rumah, H. Susanto Raharjo, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia merasa senang karena rumah budayanya mendapat perhatian dari pemerintah kelurahan.
"Saya sangat senang sekali bisa dikunjungi. Rumah ini sudah banyak berjuang untuk masyarakat Blora, baik dalam pelestarian budaya,sosial maupun sejarah," kata Kaji Teksun.
Dalam kesempatan itu, ia juga menceritakan sejarah panjang rumah tersebut. Menurutnya, rumah ini didirikan sekitar 200 tahun lalu oleh orang Tionghoa pada masa penjajahan Belanda. Saat itu, komunitas Tionghoa memiliki pemimpin sendiri yang disebut lotia atau lurah untuk satu wilayah kabupaten. Jabatan tersebut berganti-ganti dan tidak hanya dipegang oleh satu orang. Salah satu dari mereka pernah tinggal di rumah ini.
"Rumah ini termasuk rumah mewah dan bagus pada zamannya. Arsitekturnya khas Tionghoa yang berbeda dengan bangunan lain saat itu," jelasnya.
Rumah budaya di Mlangsen ini diharapkan dapat terus menjadi sarana edukasi dan pelestarian sejarah bagi masyarakat Blora, khususnya generasi muda.(Agung)





