Header ADS

Program CKD Puskesmas Blora Dilanjutkan Tahun 2026, Bidan Mlangsen Dorong PSN


BLORA,POJOKBLORA.ID –
Program Cek Kesehatan Dini (CKD) bagi warga Kelurahan Mlangsen akan kembali berlanjut pada tahun 2026. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan “Ngopi Bareng” yang digelar di Pendopo Kelurahan Mlangsen, sebagai upaya pendekatan non-formal antara tenaga kesehatan dan masyarakat.

Bidan Mlangsen dari Puskesmas Blora, Dita Yuliani, mengungkapkan bahwa program prioritas daerah tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Meski pelayanan keliling belum dapat dijalankan karena masih menunggu instruksi teknis dari Dinas Kesehatan, masyarakat tetap dapat mengakses layanan CKD secara mandiri.

“Untuk program CKD tahun depan insyaallah dilanjutkan. Kalau mau periksa ke Puskesmas bisa, silakan. Tapi untuk jadwal keliling, kami masih menunggu arahan dari dinas,” ujar Dita di sela kegiatan, Selasa (11/2/2025).

Bidan Mlangsen Dorong PSN

Dalam kesempatan yang sama, Dita juga meluruskan mekanisme pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerjanya. Ia menegaskan bahwa pengajuan fogging tidak lagi semudah tahun-tahun sebelumnya.

Jika warga mendapati indikasi DBD, pengajuan dapat dilakukan melalui Ketua RT dengan menghubungi bidan kelurahan. Namun, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi: foto kondisi rumah pasien dan bukti hasil laboratorium yang menunjukkan positif DBD.

“Nanti tim dari Puskesmas akan turun melihat kondisi lapangan.fogging memang tidak ada. Jadi yang sekarang digalakkan adalah PSN—Pemberantasan Sarang Nyamuk,” jelasnya.

Puskesmas Blora juga masih menyediakan alat Pemberantasan Sarang Nyamuk (adt) bagi kelurahan yang belum memilikinya, selama stok masih tersedia.

Layanan TBC dan PKD Gratis Tanpa BPJS

Selain program CKD dan penanganan DBD, warga juga diingatkan terkait layanan kesehatan lainnya. Dita menyebut bahwa warga yang mengalami gejala batuk berkepanjangan dapat memeriksakan diri ke Puskesmas Blora secara gratis, tanpa memandang asal fasilitas kesehatan sebelumnya.

“Kalau ada batuk lama, monggo ke Puskesmas. Pemeriksaan TBC gratis, tidak perlu rujukan dari mana pun,” imbuhnya.

Terkait akses pelayanan kesehatan dasar, Puskesmas juga memberikan kemudahan bagi warga tidak mampu yang tidak memiliki BPJS Kesehatan. Warga yang hendak berobat ke Puskesmas cukup menunjukkan fotokopi KTP untuk mendapatkan layanan.

“Jangan sampai tidak berobat karena tidak punya BPJS. Cukup bawa fotokopi KTP, tetap bisa dilayani di Puskesmas,” pungkas Dita.

Kegiatan ngopi bareng yang dikemas secara santai namun informatif ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan serta memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.(Agung)

Sponsor

إرسال تعليق

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

أحدث أقدم