BLORA,POJOKBLORA.ID– Pemerintah Kabupaten Blora resmi meluncurkan program kerja bakti kebersihan lingkungan bertajuk "Blora Asri", sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto mengenai gerakan nasional Kurve (Kerja Bakti) Indonesia Asri. Pelaksanaan perdana digelar Jumat (13/2/2026) di kawasan bantaran Kali Grojogan, Kelurahan Mlangsen, yang berada di pusat kota.
Apel gelar pasukan yang menandai dimulainya gerakan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Sri Setyorini serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ribuan peserta yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN), personel TNI-Polri, relawan lingkungan, dan pelajar SMA/SMK tampak memadati Jalan Sudarman sejak pukul 07.00 WIB.
Dalam amanatnya, Bupati Arief menegaskan bahwa program ini merupakan derivasi instruksi Presiden saat rapat kerja nasional kepala daerah di Sentul, Bogor, awal Februari lalu. Ia menyebut kebersihan bukan sekadar urusan estetika, melainkan bagian dari upaya mitigasi bencana dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
"Kegiatan ini tidak hanya menindaklanjuti instruksi Presiden RI tentang penyelesaian isu sampah yang semakin mendesak, tetapi juga merupakan wujud sinergitas seluruh elemen mewujudkan Blora yang ASRI: Aman, Sehat, Resik, dan Indah," ujar Arief di hadapan peserta apel.
Orang nomor satu di Blora itu secara khusus meminta ASN untuk tidak sekadar menjaga kebersihan kantor, tetapi juga berperan sebagai duta kebersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Ia menekankan bahwa peran serta masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program jangka panjang ini.
“Saya minta peran nyata seluruh masyarakat Blora. Ayo kita sesarengan (bersama-sama) menjadikan Blora kabupaten yang ASRI. Jangan sampai pelayanan publik terganggu, tetapi kepedulian terhadap lingkungan harus meningkat,” tegasnya.
Usai apel, Bupati dan Wakil Bupati langsung terjun ke titik lokasi prioritas. Dengan mengenakan sepatu bot dan sarung tangan, mereka turut memangkas ranting pohon kering serta menyisir sampah di sekitar aliran Kali Grojogan. Kapolres Blora, Kasdim 0721, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Komang Gede Irawadi juga terlihat bahu-membahu membersihkan rumput liar menggunakan mesin potong dan arit.
Sekda Komang menjelaskan bahwa gerakan ini tidak berhenti di tingkat kabupaten. Seluruh kecamatan dan desa diinstruksikan menggelar kegiatan serupa setiap hari Jumat. Pihaknya saat ini tengah menyusun jadwal kebersihan untuk setiap organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan disinergikan dengan TNI-Polri.
“Kami koordinasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup. Setiap OPD akan menjadi penanggung jawab ruas jalan protokol tertentu. Apalagi saat ini musim hujan dengan curah yang masih lebat, membersihkan saluran air menjadi prioritas untuk mencegah banjir,” jelas Komang.
Para pelajar yang turut serta mengaku antusias. Area bantaran kali yang sebelumnya dipenuhi semak belukar dan sampah kiriman tampak lebih rapi dalam waktu dua jam. Puluhan karung sampah berhasil dikumpulkan dan segera diangkut petugas kebersihan.
Pemkab Blora berharap gerakan "Blora Asri" mampu menghidupkan kembali budaya gotong royong sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa persoalan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Program ini direncanakan berlangsung secara berkelanjutan dengan evaluasi berkala setiap bulan.(Agung)



