300 Pemudik Asal Blora Diberangkatkan dari Jakarta, Sinergi Pemkab-PT Semen Gresik Wujudkan Mudik Gratis


BLORA,POJOKBLORA.ID –
Sebanyak 300 pemudik asal Blora diberangkatkan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Senin (16/3/2026) pukul 09.00 WIB. Keberangkatan ini merupakan bagian dari program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pelepasan ratusan pemudik asal Blora itu dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, Agus Puji Mulyono, dengan didukung enam armada bus hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, PT Semen Gresik, dan Baznas. Dari total armada yang disiapkan, empat bus berasal dari Pemkab Blora, sementara dua bus lainnya merupakan bantuan PT Semen Gresik, dengan dukungan tambahan dari Baznas.

Partisipasi Pemkab Blora dalam program ini menjadi wujud sinergi antar pemerintah daerah bersama mitra dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat perantau. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, Agus Puji Mulyono, menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemkab Blora merupakan bentuk komitmen dalam membantu masyarakat, khususnya warga Blora yang merantau di Jakarta dan sekitarnya.

“Program ini tidak hanya meringankan beban biaya perjalanan, tetapi juga menjadi upaya untuk meningkatkan keselamatan pemudik serta mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Tutik, warga Cepu, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Sebagai ibu rumah tangga dengan suami yang bekerja sebagai pengemudi ojek online, ia merasa program ini sangat meringankan beban keluarganya.

“Alhamdulillah sangat membantu, kami bisa pulang bersama keluarga tanpa memikirkan biaya,” katanya.

Hal senada disampaikan Anang Setiawan, warga Todanan, yang mudik bersama istri dan anaknya. Ia mengetahui program ini dari Komunitas Perantau Blora (Kopra) yang aktif memberikan informasi kepada para perantau.

“Programnya sangat bagus, semoga ke depan kuotanya bisa ditambah,” ujarnya.

Ketua Komunitas Perantau Blora, Basuki Purwanto, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemkab Blora dalam menyosialisasikan program mudik gratis. Ia menilai program ini sangat membantu di tengah tingginya harga tiket transportasi.

“Kalau tiket ekonomi sekitar Rp450 ribu per orang, satu keluarga bisa mencapai Rp1,6 juta. Program ini jelas sangat meringankan,” jelasnya.

Setelah menempuh perjalanan dari Jakarta, rombongan pemudik tiba di Blora dan disambut oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Blora, Bawa Dwi Raharja, di Alun-alun Blora sekitar pukul 10.53 WIB.

“Alhamdulillah perjalanan lancar tanpa kendala. Para pemudik tiba dengan nyaman dan dalam kondisi sehat,” ungkapnya.

Terpisah, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program ini, khususnya PT Semen Gresik dan Baznas. Bupati Arief berharap partisipasi warga rantau dalam program mudik gratis ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pemudik pada tahun-tahun mendatang.

Orang nomor satu di Blora itu juga mengimbau para pemudik agar memanfaatkan momentum pulang kampung untuk mengurus administrasi kependudukan, termasuk memperbarui status pekerjaan di KTP bagi yang sudah bekerja. Hal ini guna menyinkronkan data kependudukan dengan kondisi riil di lapangan.

Ia menambahkan, Pemkab Blora telah menyiapkan layanan khusus selama periode Lebaran guna memudahkan masyarakat. “Di MPP ada Layanan Ekstra Lebaran pada tanggal 23–24 Maret, pemudik bisa memanfaatkan untuk memperbarui data diri,” ujarnya.(Agung)

إرسال تعليق

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

أحدث أقدم