Tumpahan Tebu di Depan Pabrik Gula Gendhis Multi Manis, Petani Kecewa GMM Bulog Dianggap Tak Serius


BLORA,POJOKBLORA.ID
– Aksi simbolis petani tebu di Kabupaten Blora kembali terjadi. Puluhan batang tebu hasil panen petani sengaja ditumpahkan di depan gerbang masuk Pabrik Gula (PG) Gendhis Multi Manis, Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora pada Senin (1/6/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap kinerja Gugus Mitra Mandiri (GMM) Bulog yang dinilai tidak serius menyerap hasil panen tebu petani.

Hairul Anwar, salah seorang petani yang terlibat dalam aksi tersebut, menjelaskan bahwa tumpahan tebu itu awalnya diletakkan tepat di jalur masuk pabrik. Namun, menurut pengakuannya, tebu tersebut kemudian dipindahkan ke sisi utara pintu masuk.

"Tebu yang kami tumpahkan sebagai simbol penyerahan hasil panen ke pabrik, dan juga simbol tugas GMM Bulog untuk menyalurkan ke pabrik-pabrik sekitar, justru disingkirkan ke sebelah utara pintu masuk. Itu artinya GMM Bulog tidak serius," ujar Hairul dengan nada kecewa, Rabu (3/6/2026).

Hairul menambahkan, aksi tumpah tebu tersebut sekaligus menjadi ujian nyata bagi GMM Bulog. Para petani ingin melihat apakah setelah kejadian itu, GMM benar-benar mampu menyalurkan tebu mereka ke pabrik-pabrik pengolahan di sekitar wilayah Kabupaten Blora.

"Kami uji apakah aksi tumpah tebu kemarin membuat GMM Bulog serius menyerap hasil panen. Tapi nyatanya, sedikit saja mereka tidak bisa menyalurkan ke pabrik-pabrik. Harapan kami, manajemen GMM membuktikan diri dengan segera menyalurkan tebu petani ke pabrik sekitar sebelum menyerap semua hasil panen," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PG Gendhis Manis dan perwakilan GMM Bulog di wilayah Todanan belum memberikan tanggapan resmi. Para petani mengancam akan menggelar aksi lanjutan jika tidak ada kepastian penyerapan tebu sebelum musim panen raya berakhir.(Red)

Posting Komentar

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

Lebih baru Lebih lama