Jalan Ngawen-Kunduran Blora Hanya Dapat Rp 2 Miliar, Perbaikan Ditarget 200 Meter


BLORA,POJOKBLORA.ID-
Perbaikan ruas jalan provinsi Ngawen-Kunduran di Kabupaten Blora tahun ini hanya ditargetkan sepanjang 200 meter. Anggaran untuk pekerjaan tersebut juga mengalami perubahan dari rencana awal.

Staf Teknik Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi, Sumindar, mengatakan terdapat dua paket pekerjaan pada ruas Todanan-Ngawen. Salah satunya merupakan paket bidang dengan anggaran sekitar Rp 5 miliar yang saat ini sudah berjalan.

"Untuk Todanan-Ngawen ada dua paket, yaitu paket Perkada Rp 3 miliar dan paket bidang Rp 5 miliar. Yang paket bidang sudah jalan," kata Sumindar saat ditemui seusai menghadiri acara di Dinrumkimhub Blora, Kamis (27/8/2026).

Sementara itu, untuk ruas Ngawen-Kunduran, anggaran yang tersedia saat ini sekitar Rp 2 miliar. Dengan anggaran tersebut, pekerjaan hanya menyasar sekitar 200 meter.

"Untuk targetnya itu cuma 200 meter. Itu nanti di lokasi yang depan batching plant (Trembul Ngawen), sama di Pacing (Kunduran)," jelasnya.

Sumindar mengatakan pekerjaan Ngawen-Kunduran tersebut kini masih dalam proses lelang. Untuk titik tertentu, penanganan dilakukan dengan penggantian konstruksi beton.

"Ini dalam proses lelang. Sekarang sudah proses lelang," ujarnya.

Terkait perubahan anggaran yang sebelumnya disebut sekitar Rp 14 miliar menjadi Rp 2 miliar, Sumindar mengaku pihak Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi belum mengetahui secara pasti alasan perubahan tersebut.

"Kalau saya sebagai yang di balai tentu kurang tahu perubahan itu kenapa, kami belum tahu. Belum bisa menyampaikan itu karena kan kita di bawah hanya tahunya itu ada perubahan seperti itu," ungkapnya.

Meski demikian, pihak balai mengetahui kondisi kerusakan jalan Ngawen-Kunduran. Menurut Sumindar, kerusakan cukup parah terjadi pada ruas mulai Trembul, Ngawen, hingga Jagong, Kunduran.

"Tahu, tahu. Kalau saya tahu dan itu kerusakan itu kan dimulai dari Trembul Ngawen sampai Jagong Kunduran. Memang yang paling parah itulah," katanya.

Dia berharap usulan penanganan ruas tersebut dapat kembali direalisasikan pada tahun berikutnya.

"Harapan kami itu kan juga ada usulan-usulan, mudah-mudahan nanti tahun depan bisa realisasi," imbuhnya.

Jalan Randublatung-Cepu

Selain Ngawen-Kunduran, pekerjaan perbaikan juga berlangsung di ruas jalan Singget-Doplang-Cepu atau Randublatung-Cepu.

Sumindar menyebut paket bidang dengan anggaran sekitar Rp 5 miliar pada ruas tersebut sudah dalam tahap pelaksanaan. Selain itu, terdapat paket yang bersumber dari Perkada.

"Ada pekerjaan paket bidang, kan sudah jalan. Ada itu yang paket Perkada," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebut perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Blora mendapat alokasi total sekitar Rp 51,4 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk tiga ruas, yakni Randublatung-Cepu, Blora-Ngawen-Kunduran, serta Todanan-Ngawen.

Ruas Randublatung-Cepu mendapat alokasi awal Rp 5,276 miliar. Ruas tersebut kemudian memperoleh tambahan anggaran Perkada sekitar Rp 28,7 miliar sehingga total alokasi mencapai sekitar Rp 33,976 miliar.

Rencana awal, tambahan anggaran tersebut digunakan untuk penanganan dengan konstruksi beton rigid.

Namun terkait desain akhir penanganan ruas Randublatung-Cepu, Sumindar mengatakan pihaknya belum menerima informasi apakah akan menggunakan konstruksi aspal atau rigid.

"Iya, kalau itu saya belum tahu untuk desainnya nanti aspal apa rigid kami belum tahu. Mungkin nanti bisa disampaikan Kepala Balainya. Kami belum tahu, untuk desainnya seperti apa kami belum terima itu," jelasnya.

Saat ini, proses pekerjaan untuk paket bidang di ruas tersebut sudah berjalan. Sementara paket Perkada masih dalam tahapan proses evaluasi desain.

"Belum tahu. Belum, kami belum. Kita hanya mungkin baru evaluasi desainnya, baru proses itu," terangnya.(Iam)

إرسال تعليق

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

أحدث أقدم