BLORA,POJOKBLORA.ID — Pemerintah Desa Plantungan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang membahas tiga agenda sekaligus: Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2027, pembahasan Rancangan RKPDesa Tahun 2027, serta Musdes Daftar Usulan (DU) RKPDesa Perubahan Tahun 2028.
Forum tersebut menetapkan infrastruktur sebagai skala prioritas pembangunan karena dinilai paling dirasakan manfaatnya oleh sebagian besar warga.
Dalam Musrenbangdes 2027, desa kembali mengajukan usulan prioritas pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi kebutuhan utama warga, antara lain jalan arah Plantungan–Pilangrejo, Plantungan–Ngampel dan sebaliknya, serta Pilangrejo–Plantungan. Usulan tersebut disebut merupakan lanjutan dari tahun-tahun sebelumnya yang selalu diajukan dalam musyawarah.
Kepala Desa Plantungan Endang Susana mengatakan, untuk RKPDesa Tahun 2027, mengingat tahun tersebut merupakan masa jabatan terakhir, pemerintah desa akan memfokuskan penyelesaian kegiatan yang belum tuntas dari tahun sebelumnya dengan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran.
“Insya Allah, dengan rezeki dari PADes, kegiatan atau jalan-jalan yang belum terselesaikan bisa kita bangun,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).
Sementara itu, pada APBDes Perubahan 2026, Desa Plantungan tidak memperoleh alokasi Bankab maupun Bahan Prof dari kabupaten. Tambahan anggaran hanya berasal dari Dana Bagi Hasil Pajak Retribusi (BHPR) tahun lalu yang belum dimasukkan ke APBDes 2026, pengembalian dana tanggungan, serta tambahan dari Pendapatan Asli Desa (PADes).
Dalam forum tersebut disepakati bahwa skala prioritas utama pembangunan diarahkan pada infrastruktur karena dinilai paling dirasakan manfaatnya oleh sebagian besar masyarakat.(Red)


