48 Hewan Kurban di Masjid Jami' Moetiah Blora Disembelih, Daging Didistribusikan ke 15.000 Penerima


BLORA,POJOKBLORA.ID –
Panitia penyembelihan hewan kurban Masjid Jami' Moetiah Blora menerima sebanyak 40 ekor sapi dan 8 ekor kambing pada Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah. Seluruh daging kurban dari 48 hewan tersebut akan didistribusikan kepada 15.000 orang penerima manfaat yang tersebar di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Ketua Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Masjid Jami' Moetiah Blora, Sholikun Niam, menyatakan bahwa hewan kurban yang diterima berasal dari warga Blora maupun dari luar daerah.

"Untuk tahun 2026 ini, Masjid Moetiah menerima kurban sebanyak 40 ekor sapi dan 8 kambing dari masyarakat sekitar Blora dan dari luar wilayah kota Blora," ujar Niam di lokasi penyembelihan, Rabu (27/5/2026).

Sebanyak 15.000 kupon telah dibagikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah se-Kabupaten Blora sebagai tanda penerima daging kurban.

"Kupon yang sudah kami berikan kemarin sebanyak 15.000 kupon, terdiri untuk panti asuhan, masjid, dan musala di wilayah Kabupaten Blora," terangnya.

Niam menjelaskan, 40 ekor sapi kurban tahun ini merupakan jenis sapi Limousin dan Simmental dengan bobot yang bervariasi, mulai dari 600 kilogram, 700 kilogram, 800 kilogram, hingga mencapai 1 ton.

"Kalau untuk yang beratnya lebih dari satu ton, itu ada enam ekor sapi," kata dia.

Panitia memastikan seluruh 48 hewan kurban akan disembelih dalam waktu satu hari. Proses penyembelihan hingga penimbangan dilakukan secara berkesinambungan, baru setelah itu daging dibagikan kepada masyarakat.

"Rencana penyembelihan satu hari. Untuk tenaga relawan sebanyak 300 orang," jelas Niam.

Daun Jati Pembungkus Jeroan

Dalam proses distribusi, panitia memanfaatkan daun jati untuk membungkus jeroan hewan kurban yang telah disembelih. Penggunaan daun jati juga bertujuan memisahkan jeroan dari daging kurban.

"Khususnya untuk daun jati karena kita di Blora, biar untuk safety ya. Untuk khusus daun jati nanti pembungkusan jeroan. Jadi kita pisah antara jeroan dengan daging. Kita pisah biar lebih baik ke depannya," ucap Niam.

Dengan adanya pemisahan ini, panitia berharap kualitas dan higienitas daging yang diterima masyarakat semakin terjaga.(Agung)

إرسال تعليق

Beri masukan dan tanggapan Anda tentang artikel ini secara bijak.

أحدث أقدم