BLORA,POJOKBLORA.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya, bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) menggelar ajang balap drag bergengsi, DWS Drag Bike Championship, di sirkuit non-permanen Jalan Pemuda, Kabupaten Blora, pada Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara legislator dan IMI Blora dalam menampung minat serta mengasah bakat generasi muda di bidang olahraga otomotif.
"Sebenarnya kami menginginkan lokasi di Bandara Ngloram, namun hingga saat ini kami belum memperoleh izin dari Kementerian Perhubungan. Oleh karena itu, teman-teman IMI Blora mengusulkan pemanfaatan sirkuit sementara di Jalan Pemuda ini," ujar Danang Wicaksana kepada awak media di sela-sela pantauan jalannya perlombaan.
Menurut Danang, ajang adu kecepatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan yang mendapat respons antusias dari warga Blora, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaring bibit-bibit atlet balap potensial. Hal ini dinilai krusial untuk menyongsong agenda olahraga tingkat provinsi, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Politisi asal Partai Gerindra itu juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa dapat diagendakan secara rutin setiap tahun. Pihaknya berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pengurus IMI Blora dan IMI Jawa Tengah demi keberlanjutan pembinaan olahraga otomotif di daerah.
Sorotan Pembangunan Infrastruktur Sirkuit Permanen
Di luar penyelenggaraan kejuaraan temporer, Danang menyoroti urgensi ketersediaan sirkuit permanen bagi para atlet dan komunitas otomotif di Kabupaten Blora. Ia mengaku telah melakukan diskusi awal dengan Bupati Blora terkait potensi pemanfaatan aset milik Pemerintah Daerah yang berada di sekitar kawasan Pasar Rakyat Sido Makmur.
Ke depan, Danang merencanakan rangkaian komunikasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pekerjaan Umum, guna menjajaki peluang pembangunan fasilitas sirkuit permanen yang representatif.
"Ketua IMI Jawa Tengah juga menyampaikan bahwa saat ini baru ada beberapa titik di Jawa Tengah yang memiliki sirkuit permanen. Fasilitas ini penting bukan hanya untuk ajang perlombaan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan prestasi dan latihan rutin bagi para pecinta otomotif," pungkas Danang.(Red)











